Lembaga Adat Seleman menghibahkan tanah seluas 20 hektare di Bukit Panyapun, Kecamatan Danau Kerinci, kepada Pemkab Kerinci sebagai lokasi bakal Ibu Kota Kerinci Hilir.
Penyerahan berkas hibah secara langsung diserahkan oleh Ketua Adat Kedepatian Serah Bumi Sirah Mato Seleman, Bulkia, kepada Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Kerinci Murison, di Desa Seleman, Minggu (27/4) malam.
Bulkia mengungkan rasa syukurnya karena penyerahan tanah itu terlaksana dan berjalan lancar. Sebab, katanya sudah lama kerapatan adat ingin menyerahkan tanah tersebut sebagai lahan untuk ibukota bakal kabupaten kerinci hilir.
“Alhamdulillah malam ini penyerahan hibah tanah ini bisa terlaksana,” ujar Bulkia di hadapan masyarakat.
Di kesempatan yang sama, Bupati Kerinci Monadi mengucapkan terimakasih atas inisiatif masyarakat menghibahkan tanah ulayat ini untuk ibu kota bakal kabupaten baru Kerinci Hilir.
“Terimakasih, kami (wabup) tetap komitmen, sama- sama kita berjuang dan menjadi kenyataan,” ucap Bupati Monadi.
Selanjutnya, Ia mengajak kepada seluruh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, untuk terus mendukung pemekaran kabupaten Kerinci sehingga pembangunan dan pelayanan dapat semakin merata.
“Keberhasilan pemekaran ini membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Red)




